Ini 3 Cara Menentukan Jenis Rambut Berdasarkan Tingkat Porositas

Ini 3 Cara Menentukan Jenis Rambut – Disebut sebagai mahkota bagi wanita, rambut tentu mempunyai peranan penting yang seharusnya dijaga keindahannya. Sedangkan seperti itu, sebagian wanita tidak dapat mengelak bahwa kerusakan pada rambut dapat saja terjadi, seperti rambut kering dan kasar. Sesungguhnya yang wajib Anda kenal terutama dulu ialah macam rambut Anda. Kecuali mempertimbangkan variasi rambut dengan memandang ketebalan, tekstur atau formatnya, Anda juga bisa mempertimbangkan macam rambut dengan memperhatikan tingkat porositasnya.

Memperhatikan tingkat porositas rambut tak hanya membantu Anda untuk membeli produk sesuai jenis rambut, tetapi juga meningkatkan kesehatan rambut secara keseluruhan. Untuk itu, kami merangkum beberapa informasi mengenai rambut keropos yang bisa Anda simak berikut ini.

Mengenal porositas rambut

Rambut yang keropos mengacu pada kemampuan rambut untuk menyerap dan mempertahankan kelembapan, warna hingga jenis cairan dalam lapisan kutikula. Rambut dengan tingkat porositas yang rendah, terlihat dari kutikula yang rapat dan cenderung terjepit sehingga menahan masuknya kelembapan rambut. Jenis rambut ini tidak mudah menyerap minyak dan perawatan rambut lainnya sehingga menyebabkan banyak produk menumpuk di kulit kepala. Sedangkan rambut dengan porositas normal dapat menyerap dan mempertahankan jumlah kelembapan dengan tepat. Hal ini memungkinkan rambut terlihat sehat dan tebal. Jenis terakhir merupakan rambut dengan porositas tinggi di mana rambut sangat keropos sehingga membuat kutikula terbuka yang menyebabkan rambut mudah melepaskan kelembapan. Hal ini akan membuat rambut cenderung mudah kusut.

Menguji porositas rambut

  • Menggunakan wadah berisi air

Ambil beberapa helai rambut dan masukkan ke dalam semangkuk air dengan suhu ruangan. Pastikan helaian rambut bersih dari residu seperti sampo atau bekas perawatan rambut lainnya karena dapat memengaruhi hasil akhirnya. Setelah itu, Anda hanya harus mengamati helaian rambut sekitar 2-4 menit. Jika rambut Anda langsung tenggelam ke bawah, artinya rambut memiliki porositas tinggi. Jika tenggelam sangat lambat, itu berarti rambut Anda memiliki porositas normal. Sedangkan rambut yang mengambang di permukaan atau tengah air, menandakan rambut memiliki porositas rendah.

  • Menggunakan semprotan berisi air

Pilih seuntai rambut yang akan disemprotkan air. Jika tetesan air duduk di atas permukaaan rambut dan membentuk manik-manik, itu artinya Anda memiliki porositas rendah. Jika air terserap dengan cepat, menandakan rambut memiliki porositas yang tinggi. Sedangkan jika air terus berada di permukaan rambut selama beberapa saat lalu kemudian terserap, itu mendandakan rambut yang normal.

Perawatan rambut sesuai tingkat porositas

Shampo Green Angelica diformulasikan dengan bahan-bahan premium pilihan yang berkelas dunia. Dengan kandungan Aloe Vera dan Angelica Keiskei Extract yang dapat membantu mempercepat pertumbuhan rambut dan menyuburkan rambut dengan cepat. Kandungan apple stemcel memperbaiki sel rambut sehingga mampu mengatasi dan mencegah kerontokan rambut. Dengan sedikit detergen yang ada di dalamnya shampo ini terasa ringan dan mampu mengangkat kotoran sampai ke akar serta membantu menyegarkan kepala dan membantu menghilangkan ketombe, melembutkan kulit kepala tanpa membuat kulit kepala menjadi berminyak.

MANFAAT UTAMA :

Mengatasi rambut rontok ringan dan parah
Mengatasi rambut rontok setelah melahirkan
Mengatasi rambut rontok wanita berjilbab
Menghilangkan ketombe
Menghilangkan gatal di kulit kepala
Mengatasi rambut kering dan bercabang
Mengatasi rambut berminyak dan lepek
Mencegah rambut rontok dan botak

Chat Via Whatsapp : 08995000171 – 08563181630 (Fast Response)

Rambut dengan porositas rendah: Rambut dengan jenis ini memiliki ketahanan terhadap kelembapan, oleh karena itu gunakan produk pelembap seperti minyak argan, minyak kelapa atau minyak jojoba. Untuk hasil terbaik, panaskan minyak terlebih dahulu selama beberapa detik sebelum memijatnya ke kulit kepala. Masker rambut yang mengandung avokad, pisang dan minyak zaitun juga dapat membantu merawat rambut jenis ini.

Rambut dengan porositas normal: Dengan jumlah kelembapan yang seimbang, rambut akan tetap merespons dengan baik bahan-bahan seperti pewarna rambut dan perawatan kimia lainnya. Namun, perlu diingat untuk tidak terlalu sering menggunakan bahan kimia untuk menghindari kerusakan berlebih yang menyebabkan kerontokan.

Rambut dengan porositas tinggi: Rambut jenis ini membutuhkan perawatan ekstra karena rentan terhadap kerusakan, kekeringan dan rambut yang cenderung kusut. Sebagai alternatif, gunakan kondisioner tanpa bilas untuk mempertahankan kelembapan dan mencegah rambut mengering sekaligus. Pijat kulit kepala dengan minyak jojoba, minyak zaitun, minyak alpukat atau minyak kelapa. Sebaiknya, hindari menggunakan alat penata rambut yang bersuhu tinggi, hairspray atau serum rambut.