9 Perbedaan Ketombe dengan Kulit Kepala Kering dan Cara Tepat Mengatasinya

Pundak dipenuhi serpihan putih sesudah menggaruk kepala atau menata rambut sedangkan, kamu telah menggunakan sampo anti ketombe yang populer diiklankan di TV? Dapat jadi serpihan putih itu bukan ketombe, tapi kulit kepala yang kering. Hmn… jika kamu tahu perbedaan antara ketombe dengan kulit kepala kering, mungkin kamu akan tahu sistem menuntaskannya semenjak dahulu. Ini dia perbedaan ketombe dengan kulit kepala kering dengan metode tepat menuntaskannya!

Yuk ketahui perbedaan ketombe dengan kulit kepala kering dan cara tepat mengatasinya!

1. Kulit kepala kering juga bisa rontok

Seperti namanya, hal ini terjadi ketika kulit kepala dalam kondisi kering dan kurang kelembaban. Keringnya kulit kepala ini lalu bisa menimbulkan rasa gatal, diikuti dengan rontoknya serpihan kecil kulit karena kamu menggaruknya. Penyebab kulit kepala kering sendiri sangat bervariasi, dari dehidrasi hingga efek lingkungan, sampai pola makan yang buruk.

2. Gejala utama kulit kepala kering adalah gatal

Kekeringan dan rasa gatal adalah gejala utamanya, juga rontoknya serpihan putih kecil yang sering disalahartikan banyak orang sebagai ketombe.

3. Penyebab utamanya karena dehidrasi

Normalnya disebabkan oleh dehidrasi internal atau eksternal. Namun kondisi kulit kepala seperti eczema dan psoriasis juga bisa menyebabkan kulit kepala kering.

Selain itu perubahan cuaca, mencuci rambut dengan air panas, terlalu sering keramas, penggunaan sampo dan kondisioner yang menguras minyak alami pada rambut, atau pemakaian produk penataan rambut berlebihan yang menimbulkan penumpukan residu juga bisa jadi alasan kulit kepala kering dan mengelupas. Akibatnya kulit kepala iritasi, gatal, dan akhirnya memicu rontoknya serpihan.

4. Solusinya adalah menambah kelembapan

Coba amati rutinitas perawatan rambut kamu selama ini. Mungkin kamu perlu menggunakan sampo dan kondisioner yang melembapkan. Atau sampo yang membersihkan kulit kepala untuk membantu menghilangkan sisa-sisa produk penataan rambut.

Kamu juga bisa menggunakan hair oil, yang bisa digunakan sebelum atau sesudah keramas, untuk membantu menutrisi kulit kepala dan rambut. Gunakan juga sikat rambut dengan ujung bulat yang membantu meratakan minyak alami pada rambut.

5. Coba produk yang mengandung lidah buaya, minyak zaitun, kelapa atau argan

Untuk mengatasi kulit kepala kering, gunakan produk yang memiliki kekuatan melembapkan namun tetap ringan seperti minyak argan, zaitun atau lidah buaya. Perawatan seperti spa atau krimbat dengan wortel dan lidah buaya juga baik dicoba tiap 2 minggu sekali.

Sepintas bisa kamu ketahui bahwa keringnya kulit kepala itu akibat dehidrasi, salah menggunakan sampo, juga gangguan pada kulit kepala. Bukan itu yang sering kamu alami? Nah, mungkin yang terjadi pada rambut kamu adalah ketombe. Coba lihat tanda-tandanya di sini.

6. Ketombe diakibatkan produksi minyak berlebihan

Ketombe pada dasarnya disebabkan oleh produksi minyak yang berlebihan, dan pertumbuhan jamur yang tidak berbahaya, disebut malassezia. Jamur ini makan dari kelebihan minyak dan kulit mati, yang menyebabkan kulit untuk mempercepat proses pembaruannya. Proses ini mendorong terjadinya rontoknya sel-sel kulit mati di kulit kepala, sehingga terlihat seperti serpihan-serpihan putih yang kamu ketahui sebagai ketombe itu.

7. Salah satu gejalanya adalah berbau

Mirip dengan kulit kepala kering, tetapi ada beberapa perbedaan tipis. Pada ketombe, gejala utamanya adalah serpihan kekuningan atau keabu-abuan yang berminyak, dan kulit kepala yang gatal. Serpihannya mengumpul dalam jumlah besar, dan mungkin akan tercium bau yang sedikit berbeda.

8. Penyebab utamanya karena jamur

Penyebab ketombe sangat luas, tapi seperti telah disebut sebelumnya, malassezia boleh dibilang pemicu utamanya. Stres, melemahnya sistem kekebalan, dan kondisi kulit kepala yang sudah terjadi sebelumnya, bisa membuat kamu lebih mudah terkena ketombe. Meskipun begitu, penyebab lain dari faktor genetik, kebiasaan merawat rambut, dan sensitif terhadap jamur, juga bisa jadi penyebab umum untuk ketombe.

9. Solusinya tidak hanya kandungan pada produk namun juga rutinitas keramas

Ketombe bisa dihilangkan dengan gunakan sampo obat yang diformulasi khusus untuk menghilangkan ketombe. Untuk masalah yang lebih ringan, coba gunakan sampo yang lembut. Tidak ada salahnya juga kalau kamu berkonsultasi dengan dokter umum untuk mengetahui masalah rambut kamu yang sebenarnya, dan mendapatkan perawatan yang semestinya.

Yang perlu kamu ketahui juga adalah rutinitas keramas bisa memancing terciptanya ketombe. Keramas yang terlalu sering atau terlalu jarang bisa menimbulkan permasalahan kulit kepala ini

10. Coba rawat dan hilangi ketombe dengan produk yang mengandung Aloevera, Glutathione, Apple Extract

KONTAK CS : 08995000171

Untuk mengenyahkan permasalahan mengesalkan ini, kamu bisa coba Green Angelica Hair Shampoo Rp 185.000

Shampo Green Angelica diformulasikan dengan bahan-bahan premium pilihan yang berkelas dunia. Dengan kandungan Aloe Vera dan Angelica Keiskei Extract yang dapat membantu mempercepat pertumbuhan rambut dan menyuburkan rambut dengan cepat. Kandungan apple stemcel memperbaiki sel rambut sehingga mampu mengatasi dan mencegah kerontokan rambut. Dengan sedikit detergen yang ada di dalamnya shampo ini terasa ringan dan mampu mengangkat kotoran sampai ke akar serta membantu menyegarkan kepala dan membantu menghilangkan ketombe, melembutkan kulit kepala tanpa membuat kulit kepala menjadi berminyak.

MANFAAT UTAMA :

  • Mengatasi rambut rontok ringan dan parah
  • Mengatasi rambut rontok setelah melahirkan
  • Mengatasi rambut rontok wanita berjilbab
  • Menghilangkan ketombe
  • Menghilangkan gatal di kulit kepala
  • Mengatasi rambut kering dan bercabang
  • Mengatasi rambut berminyak dan lepek
  • Mencegah rambut rontok dan botak

Harga : Rp. 185.000,- isi :(100ml) BPOM : NA18121002947

KONTAK CS : 08995000171

Sudah bisa membedakan mana kulit kepala kering dan mana yang ketombe? Yuk, rawat kulit kepala dengan produk yang tepat di linkbawah ini!